Museum Timah Indonesia Bangka Belitung

3 min read

Museum Timah Indonesia – Muntok Bangka Belitung merupakan museum khusus yang berfungsi sebagai pusat informasi teknologi peleburan timah.

Museum ini memeliki galeri yang menceritakan sejarah perkembangan Melayu Bangka, informasi terkait pengasingan presiden Soekarno, dan sejarah Perang Dunia II.

Bangunan Museum Timah Indonesia – Muntok merupakan bekas Markas Besar Pertambangan Timah Bangka.

Gedung ini dibangun di tahun 1915 yang kemudian dikelola oleh Pemerintah Belanda.

Awal Berdirinya Museum Timah Indonesia Bangka Belitung

museum timah indonesia bangka belitung

Ide pendirian Museum Timah Indonesia, Muntok diwujudkan pada tahun 2012 melalui tahap konservasi bangunan.

Peresmian Museum Timah Indonesia dilaksanakan pada tanggal 7 November 2013.

Kepemilikan dan pengelolaan Museum Timah Indonesia berada di bawah tanggung jawab PT. Timah Tbk.

Jenis koleksi yang dipamerkan di museum ini terdiri dari bebatuan, fosil makhluk hidup, benda-benda kesukuan, peninggalan budaya dan sejarah, mata uang kuno, simbol, manuskrip, keramik, seni rupa, dan peninggalan teknologi.

Museum Timah Indonesia – Muntok terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Lokasi museum dapat ditempuh melalui Bandara Depati Amir dengan jarak 143 kilometer, dari Pantai Tanjung Ular dengan jarak 6,8 kilometer, dari Pelabuhan Penyeberangan Muntok sejauh 6,6 kilometer, atau dari Terminal Muntok sejauh 1,3 kilometer.

Sejarah Museum Timah Indonesia

Pada tahun 1915, pemerintah Hindia Belanda melaksanakan pembangunan Kantor Pertambangan Timah Bangka di Muntok.

Kantor ini juga digunakan sebagai pusat pemerintahan Hindia Belanda di Pulau Bangka.

Selanjutnya, tentara Jepang mengambil alih jabatan tersebut selama berkuasa di Indonesia.

Bangunan tersebut kemudian terbengkalai setelah Indonesia mendeklarasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

PT Timah Tbk kemudian melakukan upaya konservasi agar bangunan tersebut dapat dijadikan museum yang terbuka untuk umum.

Setelah gedung mengalami renovasi, gedung tersebut digunakan sebagai museum pendidikan yang menampilkan sejarah awal terbentuknya Muntok, sejarah tragedi kapal Vyner Brooke, pengasingan pejuang kemerdekaan Indonesia, dan kegiatan pertambangan oleh PT. Timah, Tbk di Pulau Bangka.

Ide membangun museum dimulai pada tahun 2012. Konservasi bangunan merupakan langkah awal dalam mewujudkan museum.

Muntok dipilih sebagai lokasi pembangunan museum, karena Muntok memiliki peran penting dalam sejarah timah dan sejarah Indonesia.

Koleksi yang Ada di Museum Timah Indonesia Bangka Belitung

Koleksi yang dipamerkan di Museum Timah Indonesia – Muntok antara lain:

  • artefak penambangan timah,
  • pakaian adat masyarakat Muntok,
  • peralatan sehari-hari yang digunakan masyarakat Bangka Belitung,
  • serta miniatur tiga dimensi yang menggambarkan lingkungan Muntok dan penambangan timah.

Di lantai dua gedung terdapat perpustakaan yang berisi berbagai buku yang membahas tentang pertambangan timah dan perkembangan Bangka Belitung dari satu periode ke periode berikutnya.

Selain itu, museum ini memiliki ruang pertemuan. Di halaman bangunan terdapat tiruan jam tugu yang sebelumnya pernah dirobohkan saat renovasi.

Sedangkan di bagian belakang bangunan terdapat tempat berbagai galeri dan tempat peristirahatan sementara bagi pengunjung museum.

Museum Timah Indonesia – Muntok memiliki sembilan galeri:

  1. Galeri yang membahas tentang sejarah perkembangan sosial budaya masyarakat Muntok.
  2. Galeri yang membahas berbagai bangunan bersejarah di Muntok.
  3. Galeri yang memberikan informasi tentang cara menjelajahi timah.
  4. Galeri kelima adalah galeri yang membahas penambangan timah di darat, sedangkan galeri keenam membahas penambangan timah di laut.
  5. Galeri yang membahas proses peleburan timah.
  6. Galeri kedelapan adalah galeri yang khusus membahas ilmu kebumian dan cara menjelajahinya.
  7. Galeri terakhir ini mengkhususkan diri dalam pemetaan ranjau darat dan laut.

Galeri-galeri tersebut memamerkan peta pertambangan timah di dunia dan Indonesia, alat ukur kadar timah, alat pemetaan regional, serta berbagai jenis alat eksploitasi timah mentah dan timah.

Galeri ini juga menyediakan informasi peta persebaran timah di Indonesia.

Selain itu, terdapat galeri sarana dan prasarana yang menampilkan foto-foto lama dan peta kuno dari kawasan Muntok.

Museum Timah Indonesia – Muntok juga memiliki galeri yang secara khusus menjelaskan kehidupan pribadi Soekarno.

Galeri ini menampilkan foto-foto Soekarno dan kawan-kawan seperjuangan selama pengasingannya di Muntok.

Selain itu, galeri ini juga menyimpan miniatur bangunan tempat para tokoh Indonesia diasingkan di Muntok, yaitu Wisma Ranggam dan Wisma Menumbing.

Galeri Vivian Bullwinkel adalah penutup dari semua galeri yang ada. Galeri ini menampilkan video pendek yang berbicara dalam bahasa Inggris.

Galeri ini khusus dibangun oleh Angkatan Darat Australia sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan terhadap seorang perawat perang bernama Vivian Bullwinkel.

Selama Perang Dunia II, Bullwinkel bekerja sebagai perawat di Rumah Sakit Angkatan Darat Australia di Singapura.

Ketika Singapura diduduki oleh Jepang pada tahun 1942, Bullwinkel bersama dengan warga sipil Inggris, perawat dan tentara pergi ke Australia dengan Vyner Brooker.

Namun kapal ini berhasil dibom hingga tenggelam di Selat Bangka oleh pasukan Jepang.

Bullwinkel dan beberapa perawat lainnya telah berhasil selamat dari pengeboman.

Bersamaan dengan itu jugan berhasil mencapai pantai daerah mercusuar Tanjung Kalian dengan cara berenang.

Tentara Jepang mengetahui keberadaan mereka keesokan harinya.

Bullwinkel dan perawat lainnya yang masih hidup kemudian ditembaki oleh tentara Jepang.

Bullwinkel selamat dengan berpura-pura mati. Akhirnya dia berhasil kembali ke Australia.

Bullwinkel kembali ke Pulau Bangka pada tahun 1993 untuk meresmikan prasasti peringatan Vyner Brooke di tepi Pantai Tanjung Kalian.

Harga Tiket Masuk Museum Timah Indonesia – Muntok

Untuk mendapatkan akses masuk ke Museum ini, kalian tidak akan dikenakan biaya sepeserpun.

Tapi, jika menggunakan kendaraan transportasi umum untuk sampai ke lokasi Museum, ongkosnya sekitar Rp. 5.000 / orang.

Ketahui juga Museum lainnya:

Demikianlah ulasan tentang Museum Timah Indonesia – Muntok yang sangat terkenal di dareah Bangka Belitung. Semoga bermanfaat.